Lowongan Kerja BUMN Angkasa Pura I: Karyawan

Share
Ujian CPNS akan diselenggarakan dengan cara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Apakah Anda sudah mengenal bagaimana itu ujian CAT CPNS..?
Anda bisa wajib mempelajari untuk persiapan ujian CPNS nanti. Info lengkapnya :
Klik Disini >>

Lowongan Kerja BUMN Angkasa Pura I

Posisi : Karyawan

Kualifikasi yang dibutuhkan:

  • Dokter Umum [Wajib Pria]
  1.  Memiliki SIP dan STR yang masih berlaku
  2.  Memiliki minat yang tinggi dalam bidang HIPERKES dan Managed Health Care
  3. Memiliki sertifikat HIPERKES dan Managed Health Care
  • Strata 1 (S1) Jurusan:
  1. Ekonomi Akuntansi
  2. Hukum
  3. Manajemen (Pemasaran)
  4. Manajemen (SDM)
  5. Perpajakan/Administrasi Fiskal
  6. Kesehatan Masyarakat K3/Teknik K3/
  7. Teknik Informatika
  8. Teknik Perencanaan Wilayah & Kota (Planologi)
  9. Teknik Industri
  10. Komunikasi (Humas)
  11. Manajemen Transportasi Udara [Wajib Pria]
  12. Teknik Arsitektur [Wajib Pria]
  13. Teknik Elektro [Wajib Pria]
  14. Teknik Listrik [Wajib Pria]
  15. Teknik Mesin [Wajib Pria]
  16. Teknik Sipil [Wajib Pria]
  • Diploma III (D-3) jurusan:
  1. Ekonomi Akuntansi
  2. Komunikasi (Humas)
  3. Manajemen Pemasaran
  4. Manajemen Transportasi Udara [Wajib Pria]
  5. Operasi Bandar Udara [Wajib Pria]
  6. Teknik Elektronika (Arus lemah) [Wajib Pria]
  7. Teknik Sipil [Wajib Pria]
  8. Teknik Listrik Bandara/Teknik Listrik (Arus Kuat) [Wajib Pria]
  9. Teknik Mekanika Bandara/Teknik Mesin [Wajib Pria]

Persyaratan Umum:

  1. WNI
  2. Pria/Wanita kelahiran tahun 1985 dan sesudahnya
  3. Lulusan S1/D3 dengan IPK minimum 2.75 (dari skala 4.00 untuk PTN) dan 3.00 (dari skala 4.00 untuk PTS)
  4. Akreditasi jurusan/fakultas minimal B
  5. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT. Angkasa Pura I (Persero)
  6. Berkelakuan baik (yang dinyatakan dalam surat SKCK yang masih berlaku, dapat disusulkan saat verifikasi pengumuman lulus administrasi)
  7. Sehat jasmani dan rohani (yang dinyatakan dalam surat keterangan dokter)
  8. Tidak Buta Warna
  9. Tidak berstatus suami/istri pegawai PT. Angkasa Pura I (Persero)
  10. Memiliki Nilai TOEFL (dibuktikan dengan sertifikat yang sah dan masih berlaku) atau yang setara, minimum:
  • TOEFL-like, ITP TOEFL, paper-based test TOEFL (PBT): 477
  • Computer-based test TOEFL (CBT): 153
  • Internet-based test TOEFL (IBT): 53
  • IELTS: 4.5 – 5.0

Registrasi Online dapat dilakukan di :

http://lp3t.psikologi.unair.ac.id/ap1/

Pendaftaran dibuka mulai 2 Mei 2015 Pukul 08.00 WIB s/d 16 Mei 2015 Pukul 23.59 WIB

Sumber Lowongan

Company Profile

PT Angkasa Pura I (Persero) yang selanjutnya disebut Angkasa Pura Airports bertekad mewujudkan perusahaan berkelas dunia yang profesional. Angkasa Pura Airports yakin dapat melakukan yang terbaik dengan memberikan pelayanan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan berstandar internasional bagi para pelanggan.

Sejarah Angkasa Pura Airports sebagai pelopor pengusahaan kebandarudaraan secara komersial di Indonesia bermula dari kunjungan kenegaraan Presiden Soekarno ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan Presiden John F Kennedy. Setibanya di tanah air, Presiden Soekarno menegaskan keinginannya kepada Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum agar lapangan terbang di Indonesia dapat setara dengan lapangan terbang di negara maju.

Tak lama kemudian, pada tanggal 15 November 1962 terbitlah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 Tahun 1962 tentang Pendirian Perusahaan Negara (PN) Angkasa Pura Kemayoran. Tugas pokoknya adalah untuk mengelola dan mengusahakan Pelabuhan Udara Kemayoran di Jakarta yang saat itu merupakan satu-satunya bandar udara internasional yang melayani penerbangan dari dan ke luar negeri selain penerbangan domestik.

Setelah melalui masa transisi selama dua tahun, terhitung sejak 20 Februari 1964 PN Angkasa Pura Kemayoran resmi mengambil alih secara penuh aset dan operasional Pelabuhan Udara Kemayoran Jakarta dari Pemerintah. Tanggal 20 Februari 1964 itulah yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Angkasa Pura Airports.

Pada tanggal 17 Mei 1965, berdasarkan PP Nomor 21 tahun 1965 tentang Perubahan dan Tambahan PP Nomor 33 Tahun 1962, PN Angkasa Pura Kemayoran berubah nama menjadi  PN Angkasa Pura, dengan maksud untuk lebih membuka kemungkinan mengelola bandar udara lain di wilayah Indonesia.

Secara bertahap, Pelabuhan Udara Ngurah Rai – Bali, Halim Perdanakusumah – Jakarta, Polonia – Medan, Juanda – Surabaya, Sepinggan – Balikpapan, dan Sultan Hasanuddin – Ujungpandang, kemudian bergabung dalam pengelolaan PN Angkasa Pura. Selanjutnya, berdasarkan PP Nomor 37 tahun 1974, status badan hukum perusahaan diubah menjadi Perusahaan Umum (Perum).Dalam rangka pembagian wilayah pengelolaan bandar udara, berdasarkan PP Nomor 25 Tahun 1987 tanggal 19 Mei 1987, nama Perum Angkasa Pura diubah menjadi Perusahaan Umum Angkasa Pura I, hal ini sejalan dengan dibentuknya Perum Angkasa Pura II yang secara khusus diberi tugas untuk mengelola Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Selanjutnya, berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 1992, bentuk Perum diubah menjadi Perseroan Terbatas (PT) yang sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh Negara Republik Indonesia sehingga namanya menjadi PT Angkasa Pura I (Persero) dengan Akta Notaris Muhani Salim, SH tanggal 3 Januari 1993 dan telah memperoleh persetujuan Menteri Kehakiman dengan keputusan Nomor C2-470.HT.01.01 Tahun 1993 tanggal 24 April 1993 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 52 tanggal 29 Juni 1993 dengan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor2914/1993.

Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan terakhir adalah berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 14 Januari 1998 dan telah diaktakan oleh Notaris Imas Fatimah, SH Nomor 30 tanggal 18 September 1998. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: C2-25829.HT.01.04 Tahun 1998 tanggal 19 November 1998 dan dicantumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 50 tanggal 22 Juni 1999 dengan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 3740/1999

Share