Lowongan Kerja BUMN Jasa Raharja – SLTA dan D3

Share
Ujian CPNS akan diselenggarakan dengan cara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Apakah Anda sudah mengenal bagaimana itu ujian CAT CPNS..?
Anda bisa wajib mempelajari untuk persiapan ujian CPNS nanti. Info lengkapnya :
Klik Disini >>

Lowongan Kerja BUMN Jasa Raharja

Posisi : Pegawai

Persyaratan Umum :
Kelengkapan Surat Lamaran :
a. Pendidikan minimal SLTA maksimal Diploma 3 (D3)
• Nilai Rata-rata Ujian Nasional utk SLTA adalah 6,50.
• IPK untuk Pelamar D3 minimal 2,75.
b. Usia Maksimal pada saat pendaftaran
• SLTA : 23 tahun.
• D3 : 25 tahun.
c. Tinggi Badan Minimal
• Pria : 165 cm.
• Wanita : 155 cm.
d. Menguasai Operasional Komputer (Word & Excel).
e. Memiliki SIM C.
f. Belum Menikah.
g. Mendaftar di Kantor Cabang Jasa Raharja sesuai domisili Pelamar.
a. Fotocopy KTP, SIM C, Akte Kelahiran, dan Kartu Keluarga.
b. Fotocopy Ijazah Pendidikan Formal (SD – D3) berikut NEM / Transkrip Nilai (Legalisir).
c. Fotocopy Sertifikat/Kursus (Jika Ada).
d. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae).
e. SKCK, Kartu Kuning.
f. Pas Foto 4 x 6 Berwarna.
g. Surat Keterangan Belum Menikah dari Kelurahan.
h. Tidak Memiliki Keluarga yang masih aktif berkerja di Jasa Raharja (dibuktikan dengan Surat Pernyataan, ttd pada Materai).
i. Bersedia dan Sanggup di tempatkan di seluruh wilayah Indonesia (dinyatakan pada Surat Pernyataan, ttd pada Materai).

Lowongan ditutup tanggal 18 April 2015. Berkas Lamaran dikirimkan dan ditujukan ke Kantor Cabang PT. Jasa Raharja (Persero) sesuai wilayah
domisili pelamar.
Alamat Kantor Cabang dapat dilihat di www.jasaraharja.co.id
Pendaftaran ditutup (Berkas Paling Lambat diterima) tanggal 17 April 2015.
Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi terbaik (shortlisted candidate) yang berhak mengikuti
tahap selanjutnya dan Keputusan Panitia tidak dapat diganggu gugat.
*Apabila ada pihak yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi Pegawai PT. Jasa Raharja
(Persero), maka perbuatan tersebut adalah PENIPUAN, dan PT. Jasa Raharja (Persero) tidak bertanggung jawab.
Info Lebih Lanjut dapat menghubungi masing-masing Kantor Cabang PT. Jasa Raharja (Persero) di wilayah domisili.
Sumber Lowongan

Company Profile

Jasa Raharja, sebuah perseroan, seratus persen milik Negara Republik Indonesia, merupakan suatu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada sektor asuransi sosial. Sebagai perusahaan BUMN Jasa Raharja dari sejarahnya tentunya tak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam melaksanakan nasionalisasi akan Perusahaan-Perusahaan empunya Belanda dengan diberlakukannya Undang-Undang No.86 tahun 1958 tentang Nasionalisasi Perusahaan Belanda.

Pemerintah menyelenggarakan nasionalisasi perusahaan-perusahaan asuransi kerugian Belanda mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 6 tahun 1960 mengenai Penentuan Perusahaan Asuransi Kerugian Belanda yang dikenakan Nasionalisasi, demikian merupakan penjabaran dari Undang-Undang itu dalam sektor asuransi kerugian.

Selanjutnya pada tahun 1965, Jasa Raharja berikut ini masih dalam sejarahnya. Menurut Peraturan Pemerintah No.8 tahun 1965 tentang Pendirian Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Djasa Rahardja, dengan nama Perusahaan Negara Asuransi Kerugian Jasa Raharja sejak 1 Januari 1965 di mana demikian merupakan dileburnya PNAK Eka Karya menjadi perusahaan baru dengan nama tersebut tadi.  PNAK Jasa Raharja juga berkantor pusat dan berkedudukan di Jakarta seperti halnya PNAK Eka Karya, serta memiliki kantor cabang, kantor perwakilan, sementara bagi agen atau koresponden cuman dipersilahkan yang di dalam negeri.

Kemudian PNAK Jasa Raharja mengubah statusnya menjadi sebuah Perusahaan Umum atau Perum Jasa Raharja, itu terjadi pada tahun 1970. Termaktub di dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. Kep.750/KMK/IV/II/1970 tanggal 18 November 1970, demikian perubahan status itu tertuang, dan demikian adalah tindak lanjut diluncurkannya Undang-Undang Nomor 9 tahun 1969 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1969 Tentang Bentuk-Bentuk Usaha Negara Menjadi Undang-Undang. Dari Undang-undang itu, pasal 2 ayat 2, menyatakan bahwasanya Perusahaan Umum merupakan Perusahaan Negara yang didirikan dan diatur menurut ketentuan-ketentuan yang tertuang di dalam Undang-Undang No. 19 Prp tahun 1960.

Selanjutnya menurut PP No.34 tahun 1978 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1965 tentang Pendirian Perusahaan Umum Asuransi Kerugian Jasa Raharja, pada tahun 1978, selain daripada penyelenggarakan UU. No.33 dan UU. No. 34 tahun 1964, Jasa Raharja memperoleh titah tambahan dalam meluncurkan surat jaminan dalam bentuk Surety Bond. Pada saat perusahaan asuransi lain kebanyakannya mesih berkarakterkan fronting office dari perusahaan surety di luar negeri alhasil tercipta devisa ke luar negeri untuk kepentingan itu, sedangkan Jasa Raharja sudah menjadi pelopor dalam pelaksanaan surety bond di Indonesia.

Selaku upaya dalam rangka mengemban tanggung jawab sosial kepada masyarakat terutama untuk mereka yang belum mendapatkan perlindungan dalam cakupan Undang-Undang No.33 dan Undang-Undang No.34 tahun 1964, maka selanjutnya dikembangkanlah juga bisnis Asuransi Aneka.  Mengingat bisnis yang ditanggulangi oleh Perusahaan Umum Jasa Raharja kian bertumbuh alhasil dibutuhkan pengelolaan bisnis yang lebih efisien dan terukur, maka dalam perkembangan selanjutnya, Perusahaan Umum Jasa Raharja berubah menjadi Perusahaan Perseroan pada tanggal 6 November 1980 yang mengacu kepada Peraturan Pemerintah No.39 tahun 1980 tentang Pengalihan Bentuk tersebut, kini menggunakan nama PT (Persero) Asuransi Kerugian Jasa Raharja.

Kemudian, dalam perkembangan berikutnya, pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992  tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian sebagai penjabaran UU No.2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian, pada tahun 1994. Ketentuan yang melarang Perusahaan Asuransi yang sudah melakukan program asuransi sosial untuk mengoperasikan asuransi lain selain program asuransi sosial, demikian merupakan aturan dari Peraturan Pemerintah tersebut di antaranya yaitu tadi.

Seiring dengan ketentuan itu, maka dari itu tercatat mulai tanggal 1 Januari 1994 sampai sekarang ini Jasa Raharja melepaskan bisnis asuransi non wajib dan surety bond guna memfokuskan diri melaksanakan program asuransi sosial yakni melakukan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No.33 tahun 1964 dan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan seperti diatur dalam Undang-Undang. No.34 tahun 1964.

Share